|
- Bali - Lombok Trip : Gianyar - Kedisan - Ubud |
|
|
|
|
Written by febee
|
|
Sunday, 16 December 2007 |
 mage00059.jpg - photo by febee Kedisan
"Dari trotoar kintamani lo belok kanan, teruuus aja, ntr lo ketemu sama dermaga buat nyebrang ke trunyan, dari sana lo terus lagi gak jauh dari sana disana letak desa Kedisan" begitu petunjuk yang gue terima dari Cindih. Agak bingung juga nemuin kedisan resort ini, karena emang gak ada palang nama nya di pintu gerbang nya, untung ada bapak yang baek hati waktu kita nanya di sebuah warung yang nganterin kita naek motor, jadi kita tinggal ngikut di belakang Bapak itu.
 mage00009.jpg - photo by febee Masuk ke pintu gerbang Restaurant&Water Sport kita bertiga udah disambut senyum ramah seorang cewek cantik dengan wajah khas Bali, Mbak Dewi nama nya, Mbak Dewi adalah merutua dari bapak ibu Wayan Rena pemilih resoran apung kedisan ini. Kita langsung mengenalkan diri kalo kita tau tempat ini dari cindih dan kita anak JS. Jangan tanya gimana pemandangan di Restaurant&Water Sport ini, gak bisa di lukiskan dengan kata-kata. kita kaya di hipnotis sama pemandangannya, waktu seperti berhenti, Allah SWT seperti nya sedang sangat bahagia waktu menciptakan tempat ini. Kita sengaja sampai di sini pas jam makan siang (11:00 WITA), mau nyobain ikan nila ala kedisan yang tersohor itu. Ikan nila bakar 1 kg, ikan nila goreng 1 kg, bebek goreng ala kedisan (menu baru kedisan), pelecing kangkung,tumis baya, plus sambil kedisan, sambel bawang dan sambel terasi kita pesan buat makan siang. Beneeeeer,semua makanan yang kita pesan rasanya memukau semua, iyalah semua masakan di masak sendiri oleh ibu Rena pemilik restoran dan semua bahan langsung di petik dari kebun sayur yang berada di sekeliling restoran dan ikan tentu aja di tangkep dari danau beberapa saat setelah kita pesan menu, rasa nya jadi masih segar, ikan nila nya 2 kilo kita habisin ber tiga. sambel nya jagoan, Ichil sama Euis doyan sama sambel Kedisannya sendangkan gue lebih suka sambal bawang nya.
 mage00051.jpg - photo by febee Kita makan di atas restoran apung,lesehan sambil memandang gunung dan danau batur. Rasanya gak pengen pulang. Abis makan, kita cuman bisa bengong2 menikmati suasana damai dan pemandangan indah. Tertarik dengan makanannya yang enak gue menjambangi dapur kedisan, dan meminta resep sambal kedisan,sambel bawang bali, pelecing kangkung dan bebek goreng ala kedisan. Ibu Rena dengan ramah dan dan gak pelit-pelit membagi resepnya, dan juga membocorkan rahasia supaya bebek gak amis pada waktu di masak dan cara menghilangkan rasa bawang yang pekat di sambel bawang. Rencana nya cuman mau mampir makan siang doang disini, tapi molor jadi setengah hari. sisa waktu kita di kedisan, kita di temani ngobrol sama Ibu Rama dan mbak Dewi di tambah sepiring buah nangka hasil baru panen dan segelas kopi ala kedisan. Sambutan hangat keluarga kedisan dan pemandangan indah nya rasanya masih terbawa sampai ke Jakarta.Link: http://febee.multiply.com/photos/album/93/Bali_-_Lombok_Trip_Gianyar_-_Kedisan_-_Ubud Add as favourites (74) | Quote this article on your site | Views: 1129
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |
|
Last Updated ( Friday, 11 April 2008 )
|